RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta – Kenaikan pangkat Asep Ade Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polri atau jenderal bintang tiga mulai memicu spekulasi di internal kepolisian. Namanya kini disebut-sebut masuk dalam bursa calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mendatang.
Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores, menilai peluang tersebut terbuka, meski persaingan di level perwira tinggi sangat ketat.
“Wallahualam ya karim, saya tidak tahu arah ke sana. Yang jelas saya tahu beliau naik pangkat,” ujar Agus kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Menurut Agus, dinamika penentuan Kapolri tidak lepas dari faktor senioritas, rekam jejak, serta kebutuhan institusi ke depan. Ia menyebut sejumlah nama lain yang juga memiliki peluang kuat, di antaranya Syahar Diantono dan Muhammad Iqbal.
“Peluang itu pasti ada, tapi saingannya banyak. Bisa saja Bang Syahar yang jadi Kapolri, sementara Bang Asep berpeluang mengisi posisi strategis seperti Kabareskrim Polri,” ungkapnya.
Kenaikan pangkat Asep dinilai menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan pimpinan terhadap kapasitas dan kinerja yang bersangkutan. Namun, penentuan posisi Kapolri tetap menjadi kewenangan Presiden dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait arah suksesi kepemimpinan di tubuh Polri. Meski demikian, dinamika dan spekulasi yang berkembang menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap figur-figur calon pemimpin Korps Bhayangkara ke depan. (Mahalik)
