RADARBLAMBANGAN.COM, | JEMBER, – Semangat membangun ketahanan pangan melalui sektor perkebunan kembali ditunjukkan para petani kopi di lereng Gunung Raung. Panen raya kopi berlangsung di lahan milik Bang Putra, Desa Sidomulyo, Jember Timur, yang berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan luas perkebunan diperkirakan mencapai 12 hektare.
Hasil panen tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi Bang Putra. Ia mengaku sangat bersyukur karena produksi kopi meningkat secara signifikan berkat pengelolaan lahan yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, panen tahun ini sangat memuaskan. Ini menjadi bukti bahwa jika lahan dirawat dengan baik, hasilnya juga akan maksimal. Kami berharap keberhasilan ini bisa menjadi motivasi bagi petani kopi lainnya,” ujar Bang Putra.
Menurutnya, pengelolaan lahan yang optimal menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas kopi sekaligus mendukung ketahanan pangan. Ia mengajak seluruh petani kopi untuk terus bersemangat mengelola kebun masing-masing agar mampu menghasilkan panen yang lebih baik dari tahun ke tahun.
“Kami ingin mendorong masyarakat agar terus mengoptimalkan lahan produktif yang dimiliki. Dengan pengelolaan yang baik, hasil pertanian akan meningkat dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,” katanya.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi pemilik kebun, panen raya kopi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, khususnya tenaga pemetik kopi saat musim panen tiba.
Bang Putra bersama Kelompok Tani Kopi terus berkomitmen memperkuat sinergi antarpetani melalui kegiatan saling bertukar pengalaman dan pengetahuan mengenai teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga penyediaan bahan entres unggul untuk mendukung produktivitas panen pada musim berikutnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman kopi di kawasan tersebut tumbuh subur, sehat, dan terawat. Pengendalian hama serta gulma dilakukan secara rutin sehingga kondisi tanaman tetap optimal.
Ke depan, para petani berharap ketersediaan pupuk pertanian tetap terjamin agar proses budidaya dapat berjalan maksimal. Dengan dukungan sarana produksi yang memadai dan harga jual kopi yang stabil, mereka optimistis hasil panen pada tahun-tahun mendatang akan semakin meningkat.
“Harapan kami, pupuk selalu tersedia dan harga kopi tetap baik sehingga petani semakin semangat mengembangkan perkebunan kopi. Semoga hasil panen ke depan semakin melimpah dan membawa kesejahteraan bagi seluruh petani. Aamiin,” pungkas Bang Putra.***
