RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta – Arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada masa mudik Lebaran 2026 terus dipantau secara intensif oleh Korps Lalu Lintas Polri. Pada hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Sabtu (14/3/2026), pemantauan udara menggunakan ETLE Drone Patrol Presisi menunjukkan kondisi lalu lintas di jalur Tol Cikampek terpantau padat namun masih berjalan lancar.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Agus Suryonugroho menjelaskan, pemanfaatan teknologi drone menjadi salah satu langkah strategis untuk memantau pergerakan kendaraan secara real time, terutama di titik-titik rawan kepadatan.
Dari hasil pemantauan udara pada Sabtu malam, arus kendaraan di dua gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Kalihurip KM 68 dan Gerbang Tol Cikatama I KM 70, terlihat ramai tetapi tetap terkendali.
“Berdasarkan pantauan udara melalui ETLE Drone malam ini, situasi di GT Kalihurip KM 68 dan GT Cikatama I KM 70 terpantau ramai namun tetap lancar. Distribusi kendaraan masih berjalan baik tanpa antrean panjang di depan gerbang tol maupun di jalur utama,” ujar Agus.
Menurutnya, penggunaan ETLE Drone Patrol Presisi sangat membantu petugas di lapangan dalam membaca dinamika lalu lintas secara menyeluruh. Dengan teknologi tersebut, potensi kepadatan dapat segera terdeteksi sehingga personel bisa langsung diarahkan ke lokasi yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami dapat melihat kondisi arus secara menyeluruh. Jika ada potensi kemacetan, petugas langsung kami arahkan ke titik tersebut untuk melakukan penanganan secara responsif,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara hingga Sabtu dini hari, tercatat sekitar 459.570 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta. Arus kendaraan didominasi mobil pribadi yang bergerak menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui jalur Trans Jawa.
Meski kondisi lalu lintas masih relatif terkendali, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi peningkatan volume kendaraan. Pasalnya, sekitar 3,2 juta kendaraan atau sekitar 76,9 persen dari total proyeksi pemudik diperkirakan masih belum meninggalkan ibu kota.
Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada pertengahan pekan depan, yakni antara 18 hingga 20 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat disarankan mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan saat periode puncak.
Diketahui, Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. Melalui operasi tersebut, Polri bersama berbagai pemangku kepentingan berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”***
