RADAR BLAMBANGAN.COM, | SITUBONDO, JAWA TIMUR – Perwira Urusan Teritorial (Paurter) Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) TNI Angkatan Laut Mayangan turut ambil bagian dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar di wilayah Kodim 0823/Situbondo. Kegiatan tersebut dipusatkan di Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Rabu (11/2/2026).
Program TMMD ke-127 ini melibatkan unsur Tri Matra TNI, yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Situbondo, Pemerintah Kecamatan Sumbermalang, serta Pemerintah Desa Alastengah. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat dengan dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Situbondo.
Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD Tri Matra mengerjakan sejumlah sasaran fisik, di antaranya pembukaan jalan baru sepanjang 3 kilometer dengan lebar 4 meter yang hingga kini telah mencapai progres sekitar 20 persen. Selain itu, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 3 kilometer dengan tinggi 4 meter juga tengah dikerjakan guna mengantisipasi potensi longsor di wilayah tersebut.
Namun demikian, proses pengerjaan menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca. Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan medan berbukit menjadi licin dan sulit diakses kendaraan operasional.
Paurter Pos Kamladu Mayangan, Letda Laut (S) Ilham Fahruzi yang juga menjabat sebagai Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadanton) TMMD Tri Matra dari Matra Laut (TNI AL), menjelaskan bahwa kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan.
“Keadaan cuaca yang berawan pada pagi dan siang hari serta hujan pada sore hari sedikit menghambat jalannya kegiatan. Medan yang berbukit dan licin akibat hujan menyulitkan akses kendaraan, sehingga pekerjaan fisik yang sebagian besar dilakukan secara manual menjadi lebih berat,” ujarnya kepada awak media.
Ia menambahkan, keterbatasan alat berat juga menjadi salah satu faktor penghambat dalam percepatan pekerjaan. Meski demikian, seluruh personel Satgas TMMD ke-127 tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami terus berupaya maksimal di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama agar program TMMD ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga,” imbuh Letda Laut (S) Ilham Fahruzi.
Melalui program TMMD ke-127 ini, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin terbuka, mobilitas ekonomi meningkat, serta risiko bencana longsor dapat diminimalkan, sehingga kesejahteraan warga di wilayah Sumbermalang semakin meningkat.***
