RADAR BLAMBANGAN.COM, | PAPUA BARAT DAYA – Suasana kunjungan kerja Penasehat Presiden di Papua Barat Daya mendadak penuh keakraban saat rombongan wartawan memperkenalkan diri dari FRN. Momen yang awalnya biasa saja, berubah hangat dan penuh perhatian ketika nama Agus Flores disebut.
Saat itu, seorang wartawan bernama Reza mencoba memperkenalkan diri di tengah padatnya agenda kunjungan pejabat negara tersebut.
“Kami dari FRN, Bapak,” ujar Reza kepada Penasehat Presiden, Hasby.
Namun, Hasby terlihat masih penasaran dan belum memahami organisasi yang dimaksud.
“Apa itu FRN?” tanya Hasby singkat.
Reza kemudian menjelaskan bahwa FRN yang dimaksud adalah jaringan wartawan yang dipimpin Agus Flores.
“FRN Agus Flores, Pak,” jawab Reza.
Mendengar nama itu, ekspresi Hasby langsung berubah. Ia spontan tersenyum dan terlihat sangat mengenal sosok Agus Flores. Tanpa berpikir panjang, ia langsung mempersilakan wartawan FRN masuk lebih dekat untuk melakukan peliputan.
“Oh… Agus Flores. Ayo masuk, silakan masuk, liput saya yah,” ucap Hasby dengan nada akrab.
Tak hanya itu, Hasby bahkan memanggil beberapa stafnya untuk memberikan pelayanan khusus kepada wartawan FRN agar dapat menjalankan tugas peliputan dengan nyaman selama kegiatan berlangsung.
Sikap hangat tersebut menunjukkan bahwa nama Agus Flores ternyata sudah dikenal di lingkaran nasional. Dalam percakapan santai itu, Hasby juga menyebut Agus Flores sebagai sosok yang dekat dengan perjuangan rakyat dan dikenal memiliki loyalitas tinggi.
“Agus Flores orangnya Jokowi, militan,” ungkapnya.
Pernyataan itu sontak menjadi perhatian para wartawan yang hadir. Nama Agus Flores kembali disebut sebagai figur yang memiliki jaringan kuat, khususnya di kalangan media dan relawan yang selama ini aktif mengawal berbagai isu sosial, hukum, dan kebangsaan.
Momentum singkat di Papua Barat Daya itu pun menjadi bukti bahwa keberadaan FRN semakin dikenal luas hingga ke lingkungan pejabat pusat. Bahkan, hanya dengan menyebut nama Agus Flores, pintu komunikasi langsung terbuka lebar.***
