RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANGLI – Suasana meriah menyelimuti Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, saat Penglipuran Village Festival 2026 resmi dibuka, Kamis (9/7/2026). Pembukaan festival ditandai dengan parade seni budaya yang melibatkan warga setempat di sepanjang deretan rumah tradisional khas Penglipuran.
Berbagai atraksi budaya, tarian tradisional, hingga pertunjukan kesenian lokal memukau wisatawan domestik maupun mancanegara yang memadati kawasan desa. Keunikan arsitektur tradisional yang berpadu dengan semangat pelestarian budaya menjadi daya tarik utama dalam perhelatan tahunan tersebut.
Penglipuran Village Festival 2026 merupakan salah satu agenda yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga menjadi bagian dari kalender event nasional yang didukung pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Melalui festival ini, Desa Wisata Penglipuran tidak hanya mempromosikan keindahan alam dan kearifan lokal, tetapi juga memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian seni, budaya, serta lingkungan yang selama ini menjadi identitas desa.
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pertunjukan seni tradisional, pameran produk UMKM, kuliner khas Bali, hingga berbagai atraksi budaya yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kehadiran wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekaligus memperkuat posisi Penglipuran sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan Indonesia.
Dengan mengusung semangat pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan, Penglipuran Village Festival 2026 kembali menegaskan bahwa kekayaan tradisi lokal dapat menjadi kekuatan utama dalam menarik wisatawan sekaligus menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang. (Cinta)
