RADAR BLAMBANGAN.COM,| Mojokerto – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mutia, M.Ed, meresmikan gedung Desain Komunikasi Visual SMKS Mutia(Muhhamadiyah 3) Ngoro dan juga menandatangani 8 prasasti tanda diresmikannya gedung baru dari sejumlah sekolah di Mojokerto, Kamis. (12/2/2026).
Dalam momen tersebut Mendikdasmen juga meresmikan Gedung Revitalisasi SMAN 1 Ngoro, Gedung Revitalisasi SMKS Al Hidayah, Gedung Revitalisasi SMAN 1 Mojosari, Gedung Revitalisasi SMKN 1 Jetis, Gedung Revitalisasi SMKS Nas Dawarblandong, Gedung Revitalisasi SMAN 1 Mojokerto, Gedung Revitalisasi SMAN 3 Mojokerto dan Gedung Revitalisasi SMKS Thoriqul Ulum.
Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti mengatakan Alhamdulillah dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirohim gedung Desain Komunikasi Visual SMK Muhammadiyah 3 Mojokerto diresmikan.
“Alhamdulillah SMK Mutia sekarang sudah berkembang semakin baik, SMK Mutia adalah salah satu satuan pendidikan yang telah membekali lulusannya untuk siap bekerja, siap berwirausaha atau melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” terangnya.
Kepala SMK Mutia Ngoro Ednan Rudianto, S.H, M.Kn. menyampaikan Alhamdulillah gedung baru sudah diresmikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mutia, M.Ed. Gedung baru ini sebagai ruang praktek siswa untuk berkonsentrasi pada keahlian Desain Komunikasi Visual, kebetulan kami mengusung desain ini dengan desain gedung yang eye-catching, modern bahkan perabotan didalamnya kami buat se-futuristik mungkin sehingga siswa-siswi Muhammadiyah bisa lebih nyaman dan senang ketika mereka mengadakan praktek didalamnya.
“Dengan diresmikannya gedung ini diharapkan anak-ank lebih produktif lagi karena kualitas didik anak SMK itu ada didalam ruang praktek, semakin banyak praktek, semakin sering praktek, semakin nyaman di tempat praktek maka kualitasnya semakin unggul. Fasilitas yang ada di dalam gedung ini terkait pelajaran videografi, fotografi dan animasi,” terangnya.
Lanjutnya, saat ini di SMK Mutia ada 5 jurusan yaitu Teknik Instalasi listrik Tenaga Listrik, Teknik Elektronika Industri, Teknik Mekanik Industri, Kuliner dan Desain Komunikasi Visual.
Disisi lain Bupati Mojokerto Muhammad Albarra (Gus Barra) mengatakan semenjak saya dilantik 20 Februari 2025 banyak sekolah yang kemudian butuh rehabilitasi dan revitalisasi. Di tahun 2025 melalui adanya pergesaran anggaran. Saya sudah mengalokasikan sekian puluh triliun, kurang lebih 39 sekian triliun untuk revitalisasi mungkin dari APBD saja untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Mojokerto baik Swasta maupun Negeri. Kalau negeri ada 100 sekolah yang kami revitalisasi dan untuk swasta sebanyak 34 sekolah. Total kurang lebih 134 sekolah.
“Sekarang ini tahun 2026, karena transfer pusat ke daerah itu dikurangi sehingga kita tidak bisa merevitalisasi sekian banyak sekolah, maka kita harus kolaborasi antara dana APBD dan APBN. Tadi sudah kami sampaikan ke Pak Menteri dan siap untuk menambahkan anggaran revitalisasi/rehabilitasi. Saat ini ada 59 sekolah yang masuk usulan revitalisasi dan untuk SMP saja ada 49 usulan yang telah disetujui,” pungkas Gus Barra.
(Mahmudah)
