RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BULUNGAN – Tepian Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, mendadak menjadi ruang publik yang penuh semangat edukasi keselamatan berlalu lintas. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Utara menggelar Polantas KARIB Expo & Car Free Day (CFD), Minggu (13/9/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Bukan sekadar kegiatan seremonial, agenda tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan wajah pelayanan Polantas kepada masyarakat. Warga yang memadati kawasan CFD mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan personel kepolisian sekaligus mengenal lebih dekat berbagai pelayanan publik, inovasi teknologi, hingga program keselamatan lalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Kaltara Kombes Pol Jamal Alam menegaskan, Polantas KARIB Expo & CFD dirancang sebagai ruang perjumpaan antara polisi lalu lintas dan masyarakat dalam suasana yang lebih santai, terbuka, serta edukatif.
“Polantas KARIB Expo & CFD menjadi ruang perjumpaan Polantas dengan masyarakat, lebih dekat, lebih terbuka, dan lebih bermanfaat,” kata Kombes Pol Jamal, dikutip Senin (14/9/2026).
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum. Dibutuhkan pendekatan yang lebih menyentuh masyarakat melalui edukasi berkelanjutan, komunikasi dua arah, serta pengenalan berbagai layanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan publik.
Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kesadaran kolektif agar tertib berlalu lintas tidak hanya dipandang sebagai kewajiban ketika berada di jalan raya, tetapi menjadi bagian dari budaya dan perilaku sehari-hari.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar budaya tertib dan selamat berlalu lintas dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kehadiran Polantas di tengah aktivitas masyarakat juga mendapat respons positif. Pendekatan humanis yang dikemas melalui kegiatan CFD membuat interaksi antara polisi dan masyarakat terasa lebih cair tanpa menghilangkan pesan utama mengenai disiplin dan keselamatan di jalan.
Salah seorang pengunjung, Widya, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda karena masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan anggota Polantas sekaligus memperoleh edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.
“Acaranya cukup menarik dan mengedukasi. Sebagai masyarakat, kita merasa dekat dengan Polantas. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” kata Widya.
Polantas KARIB Expo & CFD di Tepian Sungai Kayan pun menjadi gambaran bahwa wajah pelayanan kepolisian tidak selalu hadir dalam bentuk penindakan. Di tengah masyarakat, Polantas juga hadir melalui edukasi, komunikasi, inovasi, dan pelayanan.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya budaya berlalu lintas yang semakin tertib, aman, dan mengutamakan keselamatan.
Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 bukan sekadar momentum peringatan, tetapi menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama Polantas hadir, masyarakat bergerak, keselamatan menjadi tujuan utama. (Mh)
