RADAR BLAMBANGAN.COM, | SIDOARJO – Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sidoarjo sukses menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IBI pada Sabtu (11/7/2026). Acara yang dirangkai dengan Seminar Ilmiah ini berlangsung dengan khidmat dan meriah di Ballroom Hotel Luminor, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Mengusung tema “One Million More Midwives: Peningkatan Kualitas Pelayanan Kebidanan yang Respectful, Bidan Berdaya, Perempuan Indonesia Sejahtera”, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan bidan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan se-Kota Delta. Agenda besar ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta memperkuat komitmen bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes. Dalam sambutannya, dr. Lakhsmie menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan profesi bidan di Sidoarjo.
“Kami sangat mendukung semangat para anggota IBI untuk meningkatkan ilmu melalui seminar hari ini. Ke depan, insya Allah kami akan terus memberikan kesempatan lagi bagi para bidan di Kabupaten Sidoarjo untuk memperbarui ilmu dan meningkatkan kompetensi mereka,” tegasnya.
Beliau juga menambahkan pentingnya peran strategis bidan bagi masa depan bangsa. Menurutnya, ketika bidan semakin berdaya dan terus belajar, maka pelayanan kesehatan ibu dan anak akan semakin berkualitas. “Mari kita jadikan usia IBI yang ke-75 ini sebagai momentum penguat komitmen bersama sekaligus fondasi emas melahirkan generasi unggul 2045,” tambah dr. Lakhsmie.
Merespons dukungan tersebut, Ketua PC IBI Kabupaten Sidoarjo, Sri Mei Winardiati, S.ST., Bdn., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya puncak peringatan yang menjadi wadah pembelajaran sekaligus silaturahmi antaranggota ini. Ia mengingatkan bahwa usia 75 tahun merupakan perjalanan panjang penuh pengabdian bagi IBI sebagai garda terdepan dalam mendampingi perempuan, ibu hamil, bayi, anak, hingga keluarga Indonesia.
“Semangat seluruh anggota IBI untuk terus meningkatkan ilmu melalui seminar hari ini sangat luar biasa. Kita jadikan peringatan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kompetensi, menjaga etika profesi, memperkuat solidaritas organisasi, dan terus mendukung pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Sri Mei Winardiati.
Menurutnya, tema “One Million More Midwives” bukan sekadar menambah jumlah bidan di Indonesia, tetapi menghadirkan lebih banyak bidan yang profesional, kompeten, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, terkait konsep Respectful Maternity Care (RMC) atau pelayanan kebidanan yang menghormati hak-hak perempuan, Sri Mei menegaskan bahwa hal tersebut menjadi salah satu fokus utama yang terus dikembangkan oleh IBI. Setiap perempuan berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, menghargai privasi, bebas dari diskriminasi, serta diberikan dengan penuh empati dan kasih sayang.
“Pelayanan kebidanan yang respectful mengingatkan kita bahwa setiap perempuan memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang bermartabat dan memberikan rasa nyaman. Ketika pelayanan semakin berkualitas, perempuan Indonesia akan semakin sehat, semakin terlindungi, dan semakin sejahtera,” jelasnya.
Selaras dengan komitmen pembaruan ilmu tersebut, perayaan ini diisi dengan Seminar Ilmiah yang menghadirkan dua narasumber ahli. Pakar kesehatan Mellysa Kowara, M.Sc.PH., hadir mengupas tuntas konsep Respectful Maternal and Newborn Care (RMNC) berbasis bukti ilmiah (evidence-based). serta psikolog Gerdaning Tyas Jadmiko, S.Psi., M.Psi., yang memberikan strategi penguatan psikologis bagi para bidan dalam menjalankan tugas profesinya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PC IBI Sidoarjo juga menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini, mulai dari Dinas Kesehatan, organisasi profesi mitra, yayasan pendukung, para sponsor, hingga seluruh jajaran pengurus ranting dan panitia.
“Terima kasih atas ketulusan dan pengabdian seluruh bidan yang telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Sidoarjo, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, maupun praktik mandiri bidan hingga di wilayah pelosok,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Sri Mei Winardiati mengajak seluruh anggota IBI menjadikan usia ke-75 sebagai momentum memperkuat organisasi, menjaga kode etik profesi, serta terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Dirgahayu Ikatan Bidan Indonesia ke-75. Semoga IBI terus menjadi organisasi profesi yang semakin maju, solid, profesional, dan terus menginspirasi. Mari kita melangkah bersama, menguatkan pengabdian, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kebidanan yang berkualitas demi Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.
Sebagai puncak simbolis rasa syukur atas perjalanan 75 tahun pengabdian organisasi, seluruh rangkaian acara resmi diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua PC IBI Sidoarjo. Momen penuh kehangatan ini dilakukan bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dengan didampingi langsung oleh dr. Binyamin, bidan senior, serta para dokter yang hadir. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang mempererat tali persaudaraan lini kesehatan di Kabupaten Sidoarjo. (Im)
