RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta, 24 April 2026 – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa), Feri Rusdiono, mendesak Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas penyebar berita hoaks soal Panglima Kopassus menampar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy di lingkungan Istana Negara.
Dalam pernyataan resminya, Feri menegaskan bahwa hoaks tersebut bukan sekadar berita palsu, melainkan serangan langsung yang mencoreng harkat, martabat, dan nama baik Panglima Kopassus sebagai pemimpin elite baret merah.
“Ini bukan cuma hoaks biasa. Ini upaya sistematis merusak citra prajurit TNI yang menjaga negara. Pelaku harus ditangkap secepatnya agar tak terulang lagi, merugikan institusi, dan mencoreng nama baik Kopassus,” tegas Feri Rusdiono kepada media ini.
Ia menekankan urgensi penanganan oleh polisi siber, mengingat dampak hoaks ini sudah menyebar luas di media sosial, memicu kegaduhan publik dan potensi konflik antar-lembaga negara. “Polri jangan diam. Usut tuntas, tangkap pelaku, hukum berat. Jangan biarkan hoaks seperti ini bebas berkeliaran dan meracuni masyarakat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Mabes Polri terkait hoaks tersebut. PWO Dwipa, sebagai wadah wartawan online nasional, menyerukan seluruh jurnalis untuk terus berantas hoaks demi jaga integritas pers dan keamanan informasi publik.***
