RADAR BLAMBANGAN.COM, | Polres Klungkung — Semangat gotong royong antara aparat kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan masyarakat terlihat saat mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan raya di Banjar Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (10/3/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 Wita di sebelah barat Pura Dalem Banjar Semaya. Sebuah pohon santen berukuran besar tiba-tiba tumbang dan melintang di badan jalan sehingga menyebabkan akses jalan di wilayah tersebut sempat tertutup total oleh batang serta ranting pohon.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat, Ni Ketut Artini, yang saat itu sedang berada di sekitar lokasi untuk mencari bunga di kebun. Ia mendengar suara retakan dari pohon santen yang tidak jauh dari tempatnya berdiri, sebelum akhirnya terdengar suara gemuruh saat pohon tersebut roboh ke arah selatan hingga menutup badan jalan.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian memberitahukan kepada suaminya, Ketut Nirtawan, serta melaporkannya kepada Jro Bendesa Adat Semaya, I Gede Hendra Novayana. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak Polsek Nusa Penida sekitar pukul 16.50 Wita untuk penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Nusa Penida yang dipimpin Ka SPKT I AIPTU I Ketut Wiratna, S.H. bersama Bhabinkamtibmas Desa Suana Bripka I Wayan Supanca segera menuju lokasi kejadian dan melakukan penanganan dengan berkoordinasi bersama tim BPBD Kabupaten Klungkung.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H. mengatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi guna melakukan penanganan cepat bersama instansi terkait dan masyarakat.
“Kami langsung menerjunkan personel ke lokasi dan bersinergi dengan BPBD serta masyarakat untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon agar akses jalan dapat segera kembali dilalui masyarakat dengan aman,” ujarnya.
Di lokasi kejadian terlihat personel kepolisian, petugas BPBD, serta warga Banjar Semaya bahu-membahu memotong batang pohon menggunakan mesin chainsaw serta mengangkat potongan kayu dan ranting yang berserakan di badan jalan. Daun dan dahan pohon tampak menutupi sebagian ruas jalan, sementara warga lainnya turut membantu proses pembersihan.
Berkat kerja sama dan semangat gotong royong tersebut, material pohon berhasil dievakuasi sehingga akses jalan yang sebelumnya tertutup kini kembali dapat dilalui oleh masyarakat dengan normal.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Pohon tumbang diketahui disebabkan oleh kondisi pohon santen yang sudah tua dan rapuh.
(Echa)
