RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jombang – Dalam rangka meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kasubsi Kegiatan Kerja melaksanakan kunjungan ke UMKM Bima Aneka Besek. Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah awal penjajakan kerja sama pelatihan keterampilan kerajinan berbahan dasar bambu yang dinilai memiliki potensi ekonomi dan nilai keberlanjutan, Rabu (24/02).
Bima Aneka Besek dikenal memproduksi berbagai kerajinan dari bambu, dengan produk unggulan berupa besek. Selain itu, UMKM tersebut juga menghasilkan aneka kerajinan lain seperti wadah makanan, tempat hantaran, dan berbagai produk anyaman bambu bernilai jual. Dalam kesempatan tersebut, Kasubsi Giatja, Budi Mulyono, meninjau langsung proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik penganyaman.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung peluang implementasi pelatihan keterampilan bambu bagi WBP. Kerajinan bambu dinilai sebagai keterampilan yang aplikatif, mudah dipelajari secara bertahap, serta memiliki peluang pasar yang cukup luas sehingga berpotensi menjadi bekal usaha mandiri setelah masa pidana berakhir.
Kalapas Jombang, Rino Soleh Sumitro, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian harus terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan pelaku usaha lokal. “Kami terus berupaya membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan, sehingga mereka memiliki keterampilan produktif yang bisa dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas Jombang.
Meski masih tahap awal, langkah ini menjadi komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang relevan dan bernilai ekonomi bagi Warga Binaan, sekaligus membuka harapan baru agar mereka memiliki keterampilan nyata, rasa percaya diri, dan peluang usaha yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat. (Mahmudah)
