RADAR BLAMBANGAN.COM, | Pamekasan – Sinergi antara Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau langsung pengelolaan koperasi desa di Desa Rek Kerrek.
Menurutnya, pola pengelolaan koperasi yang diterapkan di desa tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan usaha berbasis koperasi yang terintegrasi dengan program pemerintah.
Zulkifli Hasan menjelaskan, keberadaan KDMP yang terhubung dengan dapur MBG membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Hal ini karena kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dapat dipenuhi langsung dari hasil produksi masyarakat setempat, sehingga menciptakan rantai pasok yang kuat di tingkat lokal.
“Di Rek Kerrek ini bisnisnya sudah berjalan. Ini sangat bagus dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI yang selama ini turut membantu,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara koperasi desa dan program pemerintah seperti MBG diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.
Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Koperasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga pusat aktivitas usaha masyarakat di setiap desa.
“Kami berharap semua pihak bisa berkolaborasi, termasuk antara KDMP dan dapur MBG. Dengan sinergi seperti ini, perputaran ekonomi di desa akan semakin kuat dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” kata Zulkifli Hasan.
Model kolaborasi yang mulai berjalan di Desa Rek Kerrek ini pun diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah, sehingga desa-desa di Indonesia memiliki ekosistem ekonomi mandiri yang bertumpu pada potensi lokal masyarakat.***
