RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi. – Gerakan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Banyuwangi Menggugat (ABM) angkat bicara terkait tudingan miring yang dialamatkan pada aksi massa pada Jumat, 19 Juni 2026 lalu. Koordinator Aksi sekaligus Anggota BEM-U Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Al Ma’arif, menolak keras pernyataan Koordinator Lapangan (Korlap) Forum Masyarakat Banyuwangi Bergerak (FMBB), M. Alfan Saifudin, yang menyebut gerakan mahasiswa tersebut disusupi kepentingan politik praktis. 03/07/26
Menurut Al Ma’arif, tuduhan tersebut merupakan bentuk simplifikasi yang mereduksi murninya kegelisahan intelektual mahasiswa. Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan akademis, pihak mahasiswa secara resmi melayangkan tantangan Dialog Terbuka di Muka Umum kepada M. Alfan Saifudin.
”Kami siap menguji isi kepala, bukan adu otot di jalanan! Jika gerakan Anda murni berbasis kepentingan rakyat dan kebenaran data, Anda tidak akan menghindari ruang dialektika ini,” tegas Al Ma’arif dalam pernyataan tertulisnya.
Dalam rilis resminya, ada dua poin utama pernyataan sikap yang ditegaskan oleh unsur mahasiswa:
Menolak Keras Stigmatisasi Gerakan Mahasiswa: Aksi Aliansi Banyuwangi Menggugat murni lahir dari keresahan kolektif dan kajian ilmiah objektif mengenai hajat hidup orang banyak. Isu yang dikawal meliputi pemborosan anggaran, melambungnya harga kebutuhan pokok, hingga karut-marut sektor pendidikan pasca-SPMB di Banyuwangi. Menuduh gerakan ini ditunggangi adalah penghinaan terhadap integritas intelektual mahasiswa.
Mempertanyakan Metodologi Kajian Lawan: Sebagai insan akademis, mahasiswa mempertanyakan dasar data, metodologi, dan hasil kajian yang digunakan Forum Masyarakat Banyuwangi Bergerak hingga berani mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan gerakan moral mahasiswa.
Undangan Dialog Terbuka untuk Edukasi Publik
Demi transparansi, objektivitas, dan edukasi politik yang sehat bagi masyarakat Banyuwangi, Al Ma’arif menantang M. Alfan Saifudin untuk hadir dalam forum debat publik formal.
Ada dua agenda utama yang ingin dibedah secara transparan di hadapan publik dan media:
Adu Data: Membedah hasil kajian yang mendasari aksi Aliansi Banyuwangi Menggugat versus kajian milik Forum Masyarakat Banyuwangi Bergerak.
Pembuktian Tuduhan: Menuntut pembuktian atas narasi adanya “tunggangan politik” dalam gerakan mahasiswa.
Pihak mahasiswa kini tengah menunggu respons dari Saudara M. Alfan Saifudin untuk menentukan waktu dan tempat pertemuan yang disepakati bersama. Mahasiswa berharap ruang publik Banyuwangi tidak dipenuhi oleh asumsi-asumsi liar tanpa substansi yang jelas.***
