RADAR BLAMBANGAN.COM, | KARANGASEM – BEBANDEM Kecelakaan lalu lintas tunggal (Out of Control) menimpa sebuah truk bermuatan alat berat di Jalan Raya Macang, tepatnya di Banjar Dinas Triwangsa, Desa Macang, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (4/7/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
Truk berwarna putih hijau dengan nomor polisi DK 8726 HA tersebut gagal melewati jalur tanjakan hingga akhirnya mundur dan terguling. Akibat peristiwa ini, akses jalan dari kedua arah terpaksa ditutup total untuk sementara waktu.
Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., seizin Kapolres Karangasem, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa truk tersebut dikemudikan oleh I W S (41), seorang buruh harian lepas asal Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat truk melaju dari arah Desa Bebandem menuju Desa Macang. Namun, saat memasuki wilayah Banjar Dinas Triwangsa dengan kondisi jalan yang menanjak, truk diduga tidak kuat menanjak akibat beban muatan excavator yang terlalu berat.
”Kendaraan mengalami mati mesin di tengah tanjakan lalu bergerak mundur. Bagian belakang truk kemudian menghantam pembatas jalan berbahan besi hingga lepas, sebelum akhirnya truk terguling ke sisi kanan jalan,” ujar AKP Suastawan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa kecelakaan murni merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain yang sedang melintas.
Kerugian Material dan Penutupan Jalan
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kecelakaan menyebabkan sejumlah kerusakan material yang cukup signifikan. Kerusakan meliputi bagian pintu sebelah kanan truk, lepasnya besi pembatas jalan, serta pecahnya kaca pada unit excavator yang diangkut.
Hingga berita ini diturunkan, posisi truk yang melintang dan menutup badan jalan membuat akses lalu lintas, baik untuk kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4), tidak dapat dilalui dari kedua arah (Desa Bebandem dan Desa Macang).
Tindakan Kepolisian
Menerima laporan tersebut, jajaran personel Polsek Bebandem langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan jalur, olah TKP awal, serta mencatat keterangan dari para saksi, termasuk perangkat desa setempat.
”Saat ini personel kami sudah di lokasi untuk mengamankan situasi. Penutupan jalur dua arah terpaksa dilakukan demi keselamatan. Kami juga telah berkoordinasi untuk mendatangkan truk derek guna mengevakuasi badan truk dan alat berat tersebut agar arus lalu lintas bisa segera kembali normal,” pungkas Kapolsek Bebandem.
(Echa)
