RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BONDOWOSO, –
Abon adalah makanan tradisional Indonesia khas pulau Bali dan Jawa yang terbuat dari serat daging hewan. Penampilannya biasanya berwarna cokelat terang hingga kehitam-hitaman dikarenakan dibumbui gula jawa. Abon tampak seperti serat-serat kapas, karena didominasi oleh serat-serat otot yang mengering yang disuwir-suwir. Karena kering dan nyaris tak memiliki sisa kadar air, abon biasanya awet disimpan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dalam kemasan yang kedap udara.
Mengembangkan peluang usaha rumahan dengan merekrut tetangga sekitar juga dapat menjadi langkah awal membangun usaha kecil secara bertahap. Dengan memahami kebutuhan warga sekitar, bisnis rumahan dapat berkembang sekaligus mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar.
Usaha rumahan sangat bisa mempekerjakan tetangga sekitar. Model bisnis ini membangun ekosistem lokal yang saling menguntungkan, seperti yang dilakukan Yuli Astuti wanita 45 tahun beralamatkan di Dusun Ebrak Desa Jurangsapi, RT47 RW 16 Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso.
Sejak lima tahun silam telah memproduksi olahan abon Barokah Yuli, dengan banyak varian. Abon yang berbahan dasar daging sapi dan ayam ini, telah menembus pasar tapal kuda seperti Probolinggo, Jember, Banyuwangi dan Bondowoso.
Yuli wanita ramah ini, merintis sejak tahun 2021 tanpa malu dan berjuang keras bagaimana usahanya kelak bisa maju dan mengkaryakan tetangga sekitarnya.
Kini Abon Barokah Yuli bisa menembus dan banjir pesanan setiap harinya.
Besar harapan Yuli semoga pihak dari pemeritahan Bondowoso bisa memberikan bantuan berupa alat-alat demi usaha UMKM ini.
(Bagus)
