RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Plantaran, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, kembali menjadi sorotan masyarakat. Ruas jalan desa yang mengalami kerusakan parah dengan panjang sekitar dua kilometer hingga kini belum mendapatkan penanganan, meskipun pihak pemerintah desa disebut telah menyampaikan laporan kepada pihak kecamatan.
Jalan yang dipenuhi lubang dan mengalami kerusakan di sejumlah titik tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi itu juga dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Salah seorang warga yang meminta namanya disamarkan, sebut saja Ahmad, mengaku kecewa karena hingga saat ini belum ada tindak lanjut nyata dari laporan yang telah disampaikan pemerintah desa kepada pihak kecamatan.
“Sudah lama kondisinya seperti ini. Kami dengar pihak desa sudah melaporkan ke kecamatan, tetapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” ujarnya.
Menurut Ahmad, jalan tersebut merupakan akses penting yang setiap hari digunakan warga untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga aktivitas pendidikan. Akibat kerusakan yang semakin parah, warga harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama ketika musim hujan karena banyak lubang yang tertutup genangan air.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Bupati Banyuwangi beserta dinas terkait, segera turun tangan meninjau kondisi jalan tersebut dan segera merealisasikan perbaikan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
Warga menilai pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah, mengingat jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian dan mobilitas masyarakat Desa Plantaran.
Apabila dalam waktu dekat tidak ada perhatian maupun langkah konkret dari pemerintah, sejumlah warga mengaku tengah mempertimbangkan untuk menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi agar keluhan mereka didengar.
Masyarakat berharap rencana aksi tersebut tidak perlu terjadi apabila pemerintah segera memberikan respons dan solusi nyata terhadap kerusakan jalan yang telah lama dikeluhkan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Songgon maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut atas laporan kerusakan jalan tersebut. Warga pun berharap pemerintah segera memberikan kepastian demi terciptanya rasa aman, nyaman, dan lancarnya aktivitas masyarakat sehari-hari.***
