RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi — Ancaman judi online yang kian menggurita hingga ke pelosok desa mendapat perlawanan serius dari jajaran TNI. Pada Minggu (06/09/2026), Koramil 0825/20 Songgon mengerahkan personel Babinsa untuk terjun langsung dalam kegiatan sosialisasi pemberantasan Judi Online (Judol) yang digelar di Balai Pendopo Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.
Sasaran kegiatan ini bukan sembarang warga, melainkan 29 penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2026 yang terdeteksi terpapar praktik perjudian daring sebuah fakta yang mengoyak rasa keprihatinan, mengingat bantuan yang seharusnya menjadi penopang hidup keluarga kurang mampu justru berisiko mengalir ke meja taruhan digital.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB ini menghadirkan sinergi lintas sektor sebagai bukti nyata kekompakan aparat dalam menjaga ketahanan sosial di tingkat akar rumput. Kepala Desa Bayu, Yulia Herlia, S.T, membuka acara dengan pengarahan tegas kepada warganya, didampingi Pendamping PKH Hasan Bisri dan Hurotul Ummah yang memaparkan dampak sosial-ekonomi dari kecanduan judi online.
Tak ketinggalan, Babinkamtibmas Polsek Songgon Aiptu Anton turut memperkuat barisan pengamanan, sementara seluruh Kepala Dusun se-Desa Bayu hadir penuh sebagai representasi kewilayahan. Namun sorotan utama tetap tertuju pada sosok Babinsa Desa Bayu, Kopka Zarkoni, yang tampil memberikan sambutan sekaligus pengarahan yang menyentuh langsung akar persoalan di tengah masyarakat.
Dengan gaya komunikasi khas prajurit teritorial yang membumi, Kopka Zarkoni menekankan bahaya laten judi online yang tak hanya menggerus ekonomi keluarga, tetapi juga berpotensi merusak tatanan sosial dan keharmonisan rumah tangga. Kehadiran Babinsa dalam forum ini sekali lagi menegaskan peran strategis TNI, khususnya Koramil 0825/20 Songgon, sebagai garda terdepan yang tak hanya hadir saat gawat darurat, tetapi juga aktif membina dan mengedukasi masyarakat agar terhindar dari ancaman nonfisik yang kini justru lebih mengkhawatirkan. Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan kondusif hingga rangkaian acara tuntas dilaksanakan.
Menanggapi kegiatan tersebut, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja anggotanya di lapangan. “Judi online adalah musuh senyap yang menyasar kelompok rentan, termasuk penerima bantuan PKH yang semestinya kita lindungi, bukan biarkan terjerumus lebih dalam. Saya perintahkan seluruh Babinsa jajaran Koramil Songgon untuk terus proaktif turun ke tengah masyarakat, bersinergi dengan pemerintah desa dan kepolisian, guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan warga terbebas dari jerat perjudian digital,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa langkah preventif semacam ini akan terus digalakkan secara berkelanjutan di seluruh desa binaan sebagai wujud komitmen TNI dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Banyuwangi.(Mh)
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaanoraga.
