RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI — Dalam rangka mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polresta Banyuwangi mendirikan Pos Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025 yang berlokasi di kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. Pendirian pos terpadu ini menjadi salah satu bentuk kesiapsiagaan aparat dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pengguna jasa penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Pulau Bali maupun sebaliknya.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta kelancaran arus lalu lintas selama momentum libur panjang Nataru. Pelabuhan Ketapang dipilih sebagai salah satu titik strategis karena menjadi jalur vital pergerakan masyarakat antarprovinsi.
Pos Pelayanan Terpadu ini tidak hanya diisi oleh personel Polri dan TNI, tetapi juga melibatkan berbagai instansi terkait. Di antaranya adalah Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, PT ASDP Ketapang, Jasa Raharja, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan yang komprehensif kepada masyarakat.
Selain sebagai pusat pengamanan, Pos Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025 juga menyediakan fasilitas rest area bagi para pengendara yang membutuhkan waktu istirahat. Di dalam rest area tersebut tersedia berbagai fasilitas penunjang, seperti kursi pijat, tempat istirahat yang nyaman, area bermain anak, lemari pendingin (kulkas), hingga charging station untuk pengisian daya gawai. Tak hanya itu, pos ini juga dilengkapi charging station khusus untuk kendaraan listrik, sebagai bentuk dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan.
Dari sisi pelayanan kesehatan, pos terpadu ini dilengkapi dengan pos pelayanan medis yang siaga 24 jam. Tersedia tenaga kesehatan profesional serta ambulans untuk memberikan pertolongan pertama bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan. Hal ini menjadi langkah antisipatif guna memastikan keselamatan dan kesehatan para pemudik dan wisatawan.
Untuk mendukung transparansi dan kemudahan informasi, di area pos juga disediakan barcode informasi yang dapat diakses masyarakat. Barcode tersebut memuat berbagai informasi seputar layanan pelabuhan, arus penyeberangan, hingga informasi penting lainnya.
Selain itu, tersedia fasilitas toilet yang bersih dan nyaman, serta layanan satu pintu untuk pengaduan dan pelaporan apabila terjadi gangguan keamanan atau permasalahan di sekitar Pelabuhan ASDP Ketapang.
Di dalam ruang pusat kendali, Pos Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025 dilengkapi dengan sistem pemantauan CCTV, panel data, serta peta rekayasa arus lalu lintas. Fasilitas ini berfungsi untuk memantau situasi secara real time, sehingga petugas dapat dengan cepat mengambil langkah-langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan maupun gangguan kamtibmas di wilayah Banyuwangi, khususnya di sekitar pelabuhan.
Keberadaan pos terpadu ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang pengguna jasa penyeberangan asal Malang yang hendak menuju Bali mengaku merasa terbantu dengan adanya Pos Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025. Menurutnya, fasilitas yang lengkap serta kehadiran petugas dari berbagai instansi memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan.
Melalui Operasi Lilin Semeru 2025, Polresta Banyuwangi mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan liburan, baik dari Pulau Jawa ke Pulau Bali maupun sebaliknya, agar selalu berhati-hati di jalan.
Pengguna jalan diharapkan mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu dan marka jalan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Dengan pelayanan terpadu yang optimal dan sinergi antarinstansi, Polresta Banyuwangi berkomitmen untuk mewujudkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.***
