RADAR BLAMBANGAN.COM, | BONDOWOSO – Di tengah maraknya isu teror pocong yang ramai diperbincangkan masyarakat serta meningkatnya kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Polsek Curahdami bergerak cepat melakukan patroli dialogis untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Selasa (2/5/2026)
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Curahdami, AKP Muktamar, S.H., tersebut berlangsung di Desa Salak, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/6/2026). Turut mendampingi Kanit Provost Aiptu Bambang S. dan Kanit Samapta Aipda Udik S.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Curahdami mendatangi Kantor Desa Salak dan berdialog langsung dengan kepala desa beserta perangkat desa guna memperkuat sinergi menjaga keamanan lingkungan.
Warga Diminta Bijak Menyikapi Isu Teror Pocong
Salah satu fokus utama patroli dialogis adalah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait maraknya isu teror pocong yang belakangan viral di berbagai daerah dan media sosial.
Kapolsek Curahdami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, isu semacam itu berpotensi menimbulkan keresahan, kepanikan, bahkan memicu tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan lingkungan.
“Apabila ada kejadian mencurigakan, segera laporkan kepada aparat desa atau pihak kepolisian. Jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar AKP Muktamar.
Ia menjelaskan, fenomena teror pocong yang berkembang akhir akhir ini tidak hanya menimbulkan rasa takut, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan provokasi, penipuan, hingga tindak kriminal saat warga kehilangan kewaspadaan akibat kepanikan.
Curanmor Tetap Menjadi Ancaman Nyata
Selain mengantisipasi isu sosial yang berkembang, petugas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor yang masih menjadi salah satu tindak kejahatan yang sering terjadi.
Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan kunci ganda, tidak meninggalkan kendaraan di lokasi sepi atau minim penerangan, serta memarkir kendaraan di tempat yang mudah dipantau.
Kapolsek menegaskan bahwa kelalaian pemilik kendaraan sering kali menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
“Langkah pencegahan sederhana seperti mengunci stang, memasang kunci tambahan, dan memilih lokasi parkir yang aman dapat mengurangi risiko terjadinya pencurian kendaraan bermotor,” katanya.
Manfaatkan Layanan Polisi 110
Dalam kesempatan tersebut, Polsek Curahdami juga kembali mensosialisasikan layanan darurat Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat dari seluruh operator seluler.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan tindak kriminalitas, kejadian darurat, aktivitas mencurigakan, maupun kebutuhan bantuan kepolisian lainnya.
“Jika menemukan hal yang mencurigakan atau menjadi korban tindak kejahatan, masyarakat jangan ragu menghubungi layanan 110. Kepolisian siap memberikan respons cepat demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga,” tegas AKP Muktamar.
Patroli dialogis berlangsung aman, lancar, dan mendapat sambutan positif dari pemerintah desa serta masyarakat setempat. Pemerintah Desa Salak menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang aktif memberikan edukasi, perlindungan, dan solusi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang berkembang di lingkungan warga.
Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, didukung sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kepolisian, diharapkan berbagai isu yang meresahkan maupun ancaman kriminalitas dapat dicegah sejak dini sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh warga. (Im)
