RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Terjadi kasus bullying yang menimpa salah satu siswa kelas 4 SDN Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada saat pulang sekolah di depan Masjid Perumahan Sutri, karena korban dianggap berbeda dan dijadikan bahan ejekan oleh empat teman sekelasnya, yang mana kejadian tersebut telah berulang sejak kelas 2 hingga kelas 4.
Menurut keterangan yang diperoleh dari korban yang tidak ingin disebutkan namanya, aksi bullying tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun, sejak korban duduk di kelas 2. Pada saat itu, korban pernah dikeroyok dan orang tua langsung mengadukan ke Dinas Pendidikan Banyuwangi, namun nyatanya kejadian tersebut masih terulang kembali. Korban mengaku sangat terluka dan merasa tidak berharga akibat perlakuan tidak manusiawi dari empat teman sekelasnya.
Korban mengalami perlakuan tidak manusiawi, seperti dipanggil “bau sampah” dan memiliki “wajah hitam berminyak”.
Selain itu, korban juga dipukul, ditarik krudungnya, dan dijambak rambutnya. “Saya merasa sangat sedih dan terluka akibat perlakuan tersebut,” kata korban. Aksi bullying tersebut terjadi di depan Masjid Perubahan Sutri, yang seharusnya menjadi tempat yang suci dan damai.
Kepala Sekolah SDN Sobo, Badriyah S.Ag, dikonfirmasi belum memberikan komentar atas kejadian tersebut.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab dan langkah yang akan diambil oleh pihak sekolah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.***
