RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banyuwangi – Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Cabang Banyuwangi menggelar pertemuan koordinasi di ruang rapat PCNU Banyuwangi pada Senin (1/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pengukuhan kepengurusan sekaligus penyusunan agenda Musyawarah Kerja (Musker) yang akan menentukan arah program organisasi ke depan.
Pertemuan dipimpin oleh Wakil Ketua LKKNU Banyuwangi, Dr. Nur Anim Jauhariyah, bersama jajaran pengurus dan dewan pakar. Dalam kesempatan tersebut, berbagai program prioritas dibahas untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Ketua LKKNU Dalilatus Saadah menjelaskan bahwa salah satu program yang akan diusulkan dalam Musker adalah pendampingan proses pengesahan nikah bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan sesuai ketentuan syariat Islam namun belum tercatat secara resmi pada instansi yang berwenang. Program ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta perlindungan hak-hak keluarga.
Selain itu, LKKNU Banyuwangi juga merancang kegiatan bimbingan teknis mengenai Konvensi Hak Anak bagi lembaga-lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas kelembagaan dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Hadir dalam pertemuan tersebut Dewan Pakar LKKNU Banyuwangi, Marifatul Kamila, serta Imam Muklis, Kepala KUA Kecamatan Wongsorejo yang juga dipercaya sebagai Koordinator Bidang Pemberdayaan dan Ketahanan Keluarga LKKNU Banyuwangi. beberapa koordinator bidang hadir lengkap dalam rapat tersebut.
Pembahasan program kerja LKKNU Banyuwangi berlandaskan pada visi besar membangun Keluarga Maslahah, yaitu keluarga yang harmonis, mandiri, sehat, serta memiliki ketahanan spiritual dan sosial yang kuat. Melalui pendekatan tersebut, keluarga diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas.
Beberapa fokus program yang akan dikembangkan antara lain layanan konsultasi dan pendampingan keluarga, pendidikan kesehatan dan kependudukan, pencegahan perkawinan anak, penanganan stunting, hingga penguatan kesehatan mental anak dan remaja.
Di bidang ekonomi, LKKNU Banyuwangi juga menyiapkan program pemberdayaan keluarga melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha produktif rumah tangga. Sementara pada sektor lingkungan, organisasi ini akan mendorong kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan mendukung kualitas hidup keluarga.
Melalui persiapan yang matang menjelang pengukuhan dan Musyawarah Kerja, LKKNU Banyuwangi optimistis dapat menghadirkan program-program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, berdaya, dan berkemaslahatan. (dll)
