RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI, – Kabupaten Banyuwangi akan menjadi pusat perhatian nasional menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) memastikan akan menggelar Sholawat Akbar Hari Bhayangkara ke-80 pada 28 Juni 2026 dengan menghadirkan ribuan jamaah, serta sejumlah pejabat tinggi dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri).
Keputusan Banyuwangi sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan religius berskala nasional tersebut, ditetapkan dalam rapat internal PW-FRN yang dipimpin langsung Ketua Umum PW-FRN, R. Mas Agus Rugiarto, S.H., yang akrab disapa Agus Flores, didampingi Sekretaris Jenderal Imam Rahmat, di Villa Pakis Banyuwangi, Senin (1/6/2026) siang.
Agenda ini menjadi salah satu program utama PW-FRN dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa.
Ketua Umum PW-FRN, Agus Flores, menegaskan bahwa Sholawat Akbar tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Polri, insan pers, ulama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan seluruh elemen bangsa.
“Melalui Sholawat Akbar ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang mampu memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, serta mempererat sinergitas antara masyarakat dan Polri. Ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kondusivitas dan keutuhan bangsa,” ujar Agus Flores.
Menurutnya, Banyuwangi dipilih karena memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala besar, didukung masyarakat yang religius, aman, serta memiliki semangat gotong royong yang kuat.
Lebih jauh, PW-FRN tengah melakukan koordinasi intensif guna menghadirkan sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri dan tokoh nasional dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pejabat Polri diharapkan menjadi simbol kuat sinergitas antara institusi kepolisian, media, ulama, dan masyarakat dalam mendukung stabilitas nasional.
Sholawat Akbar rencananya akan dipusatkan di Lapangan Lugjag, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, yang diperkirakan mampu menampung hingga 5.000 jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.
Acara akan dimeriahkan oleh penampilan Majelis Sholawat dan Dzikir Mahabbatun Nabi, serta dihadiri para Kyai sepuh, ulama Banyuwangi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Panitia juga menargetkan kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang paling semarak di Indonesia. Selain memperkuat nilai-nilai religius, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebangsaan, mempererat persaudaraan antar elemen masyarakat, serta meningkatkan dukungan publik terhadap Polri.
Sementara itu, Ketua DPC PW-FRN Banyuwangi, Agus Samiaji, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Kami siap menjadi tuan rumah yang baik. Seluruh jajaran PW-FRN Banyuwangi akan bersinergi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan Sholawat Akbar berlangsung aman, tertib, dan sukses. Ini merupakan kehormatan bagi Banyuwangi, sekaligus momentum memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat, insan pers, ulama, dan Polri,” tegasnya.
Dengan target ribuan jamaah dan rencana kehadiran pejabat tinggi Mabes Polri, Sholawat Akbar Hari Bhayangkara ke-80 yang digagas PW-FRN diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan religius terbesar di Banyuwangi pada tahun 2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol nyata kolaborasi antara media, ulama, masyarakat, dan Polri dalam menjaga persatuan serta memperkokoh semangat kebangsaan di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. (rag)
