RADAR BLAMBANGAN.COM, | BANJARMASIN – Aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja di Gang Hariti, Jalan Tembus Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, berhasil ditangani cepat oleh jajaran Polresta Banjarmasin.
Plh. Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo, S.H. menyampaikan bahwa seluruh remaja yang terlibat telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan bersama Macan Resta Sat Reskrim Polresta Banjarmasin dan Unit Kamneg Sat Intelkam Polresta Banjarmasin pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.
Peristiwa tawuran tersebut diketahui terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 02.30 WITA di kawasan Gang Hariti, Kelurahan Basirih Selatan. Berdasarkan video yang beredar, kedua kelompok remaja terlibat aksi saling serang yang mengganggu ketertiban dan berpotensi membahayakan keselamatan. Akibat kejadian itu, seorang remaja berinisial TR (18) mengalami luka robek pada bagian perut dan mendapatkan penanganan medis.
Dalam penyelesaian perkara, kepolisian mengedepankan pendekatan restoratif dengan menghadirkan seluruh pihak yang terlibat beserta orang tua masing-masing. Hasilnya, permasalahan diselesaikan secara damai dan kekeluargaan dengan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.
Meski demikian, pihak kepolisian memberikan peringatan tegas bahwa apabila kejadian serupa kembali terulang, maka proses hukum akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, para remaja yang terlibat diwajibkan melakukan wajib lapor ke Polsek Banjarmasin Selatan sebagai bagian dari proses pembinaan dan pengawasan.
Polresta Banjarmasin juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi pergaulan anak, terutama pada jam-jam rawan di malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Masa muda adalah waktu untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan, bukan untuk menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Peran orang tua, lingkungan, dan kesadaran diri sangat penting agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, menghargai perbedaan, dan mampu menyelesaikan konflik secara damai.***
