RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG – Laps Jombang terus berkomitmen memberikan bekal keterampilan nyata bagi para Warga Binaan. Salah satu program unggulan yang kini tengah menggeliat dan menjadi sorotan adalah pelatihan sekaligus produksi kerajinan mebelauir berkualitas tinggi.
Di dalam bengkel kerja Lapas, suasana tampak produktif. Suara deru mesin serut kayu dan ketukan palu bersahutan, mengiringi fokus para warga binaan yang sedang menyulap kayu-kayu gelondongan menjadi furnitur siap pakai, mulai dari set meja makan, lemari pakaian, hingga hiasan dinding estetis.
Program kemandirian ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan bagian dari transformasi karakter. Didampingi oleh petugas lapas, para warga binaan diajarkan teknik pertukangan secara mendetail—mulai dari pemilihan bahan baku kayu yang kuat, teknik pemotongan, perakitan, hingga proses finishing atau pewarnaan yang halus.
Rino Soleh Sumitro selaku Kalapas Jombang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghapus stigma negatif masyarakat terhadap warga binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa ketika mereka bebas nanti, mereka tidak hanya membawa selembar surat lepas, tetapi juga membawa keahlian bersertifikat yang bisa menjadi modal utama untuk membuka usaha mandiri atau bekerja di industri furnitur,” ujar beliau..
Dengan adanya kegiatan positif seperti produksi mebeler ini, Lapas Jombang sukses membuktikan fungsinya bukan lagi sebagai tempat penghukuman yang menyeramkan, melainkan sebagai tempat pembinaan dan lembaga pendidikan alternatif yang humanis demi mencetak manusia-manusia baru yang produktif dan mandiri. (Mahmudah)
