RADAR-BLAMBANGAN.COM, | TULUNGAGUNG – Rencana besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung untuk menghadirkan Sekolah Rakyat semakin mendekati kenyataan. Tim survei dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan sinyal positif setelah melakukan verifikasi langsung terhadap lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan.
Hasil peninjauan menunjukkan lahan seluas 5,2 hektare yang berada di kawasan selatan Rusunawa Jepun dinilai memenuhi berbagai persyaratan teknis, mulai dari akses menuju lokasi, ketersediaan jaringan listrik, sumber air, hingga kesiapan administrasi lahan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Tulungagung, Efif Sakti Wibowo, menjelaskan bahwa tim Kementerian PU telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan penilaian yang menggembirakan terhadap lokasi tersebut.
“Tim survei dari Kementerian PU telah melakukan verifikasi lapangan dan memberikan respons positif terhadap lahan yang kami usulkan,” ujar Efif, Jumat. (24/7/2026)
Menurutnya, akses menuju lokasi pembangunan dinilai sangat memadai karena dapat memanfaatkan jalur melalui Rusunawa Jepun. Selain itu, fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan pasokan air juga telah tersedia sehingga dinilai siap menunjang proses pembangunan.
Tak hanya itu, lahan yang saat ini masih ditanami tebu juga dipastikan tidak lagi terikat perjanjian sewa. Pemilik tanaman bahkan telah menyatakan kesiapannya apabila sewaktu-waktu proses pembangunan dimulai.
Dalam rencana tersebut, area utama akan dibangun sebagai kompleks gedung pendidikan dan fasilitas penunjang, sementara bidang lahan di bagian depan diproyeksikan menjadi kawasan sarana olahraga bagi para siswa.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, proses lelang proyek diperkirakan dimulai pada Oktober hingga November 2026, kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan konstruksi yang diproyeksikan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan.
Pemkab Tulungagung menargetkan Sekolah Rakyat sudah mulai direalisasikan pada 2027 sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih inklusif.
Dengan hasil survei yang positif dari Kementerian PU, harapan masyarakat untuk segera memiliki Sekolah Rakyat kini semakin terbuka lebar. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam pemerataan pendidikan di Kabupaten Tulungagung.
(BambangTariono)
