RADAR BLAMBANGAN.COM, | LOMBOK BARAT – Komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional kembali ditegaskan melalui peresmian lima bendungan strategis yang dilakukan secara serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Momen bersejarah tersebut dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026), dengan didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Peresmian lima bendungan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi swasembada pangan, menjamin ketersediaan air, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pembangunan.
Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sumber daya air merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama sektor pertanian, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pengembangan energi terbarukan.
“Bendungan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi infrastruktur vital yang menopang kehidupan masyarakat dan memperkuat daya saing bangsa. Ini adalah bagian dari ikhtiar besar pemerintah mewujudkan swasembada pangan, air, dan energi secara berkelanjutan,” ujar AHY.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
Peresmian lima bendungan tersebut sekaligus menjadi simbol percepatan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan nasional dan pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Melalui proyek-proyek strategis seperti bendungan, pemerintah berharap produktivitas pertanian meningkat, pasokan air lebih terjamin sepanjang tahun, risiko bencana banjir dapat ditekan, serta potensi energi bersih terus dikembangkan demi mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.***
