RADAR-BLAMBANGAN.COM, | BANYUWANGI – Bukan sekadar upacara dan seremoni. HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Banyuwangi berubah menjadi momentum gerakan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama”, PMI Banyuwangi menggelar sederet aksi sosial, mulai dari menggelontorkan ratusan ribu liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan, menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, membantu pedagang kaki lima, hingga menyiapkan operasi katarak gratis bagi 400 warga.
Semangat tersebut ditegaskan Wakil Bupati Banyuwangi sekaligus Ketua PMI Banyuwangi, Mujiono, saat memimpin upacara HUT ke-81 PMI di halaman Kantor PMI Banyuwangi, Senin (21/9/2026).
Ratusan peserta dari unsur Palang Merah Remaja (PMR), relawan, serta karyawan dan karyawati PMI Banyuwangi mengikuti upacara tersebut.
Mujiono mengatakan, tema “Peduli, Bergerak, Bersama” menjadi landasan PMI untuk menerjemahkan kepedulian terhadap sesama ke dalam tindakan nyata.
“Di Banyuwangi, semangat tersebut kita implementasikan lewat berbagai aksi sosial yang relevan dengan permasalahan warga,” ujar Mujiono.
Salah satu aksi yang paling nyata dilakukan PMI adalah membantu masyarakat yang masih menghadapi persoalan kekeringan. Distribusi air bersih dilakukan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Tegaldlimo, Cluring, dan Bangorejo.
Bersama PUDAM, PMI Banyuwangi telah mendistribusikan sedikitnya 225 ribu liter air bersih kepada masyarakat.
“Ini sudah dan terus kita lakukan ke sejumlah wilayah yang memang masih kekeringan. Air bersih yang sudah kita distribusikan bekerja sama dengan PUDAM sebanyak 225 ribu liter,” jelas Mujiono.
Gerakan kemanusiaan tersebut juga menyasar kebutuhan ekonomi dan sosial masyarakat. PMI Banyuwangi menyalurkan puluhan paket sembako bagi keluarga kurang mampu serta memberikan bantuan set meja dan kursi lipat kepada pedagang kaki lima.
Tak berhenti di sana, gebrakan kemanusiaan PMI Banyuwangi berlanjut ke sektor kesehatan.
Sebanyak 400 warga direncanakan mendapatkan layanan operasi katarak gratis yang dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Oktober 2026.
Mujiono menegaskan, PMI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan merespons berbagai persoalan kemanusiaan yang membutuhkan penanganan.
Untuk memperbesar dampak pelayanan, PMI Banyuwangi juga memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk melalui kerja sama dengan Baznas Banyuwangi dalam membantu menangani berbagai persoalan sosial masyarakat.
HUT ke-81 PMI Banyuwangi pun bukan sekadar menandai bertambahnya usia organisasi. Momentum ini menjadi panggung aksi nyata: air bersih mengalir kepada warga terdampak kekeringan, bantuan ekonomi menyentuh masyarakat, dan layanan kesehatan gratis disiapkan bagi mereka yang membutuhkan.(silvi)
