RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JEMBRANA, BALI, – Warga pesisir Pantai Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, mendadak digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah yang terdampar di bibir pantai, Rabu (2/9/2026) sore.
Temuan tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar. Setelah menerima laporan dari warga, jajaran Polres Jembrana bergerak cepat menuju lokasi bersama personel Polsek Kota Jembrana dan Tim Inafis untuk melakukan pengamanan serta penanganan di tempat kejadian perkara.
Petugas langsung melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD Negara guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal serta keterangan sejumlah saksi, jenazah tersebut diduga kuat merupakan seorang warga negara asing (WNA) asal Polandia yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berenang di kawasan Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, pada Minggu (30/8/2026).
Dugaan tersebut muncul berdasarkan sejumlah ciri yang dikenali serta informasi yang diperoleh dari pihak-pihak yang sebelumnya mengetahui adanya laporan kehilangan WNA tersebut.
Meski demikian, kepolisian masih melakukan proses identifikasi secara lebih mendalam untuk memastikan identitas jenazah secara resmi.
Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K., mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dengan menerjunkan personel ke lokasi penemuan.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan temuan tersebut. Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi untuk memastikan identitas jenazah,” ujar AKBP Cheery S.M. Simamora.
Menurutnya, kecepatan masyarakat dalam memberikan informasi menjadi faktor penting sehingga aparat kepolisian dapat segera melakukan penanganan dan pengamanan di lokasi.
Setelah proses pemeriksaan awal di pesisir Pantai Air Kuning selesai dilakukan, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Negara untuk kepentingan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Polres Jembrana juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak keluarga maupun perwakilan yang berkepentingan, guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan sisi kemanusiaan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian serius mengingat jenazah tersebut diduga berkaitan dengan laporan hilangnya seorang WNA asal Polandia yang sebelumnya dilaporkan tidak kembali setelah berenang di kawasan Pantai Tembles.
Kini, proses identifikasi menjadi kunci untuk memastikan apakah jenazah yang ditemukan terdampar di Pantai Air Kuning tersebut benar merupakan WNA asal Polandia yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Polres Jembrana mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan aparat kepolisian melalui Call Center 110 Polres Jembrana.
Gerak cepat aparat, kepedulian masyarakat, serta kolaborasi dengan tenaga medis dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam penanganan peristiwa tersebut, demi memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, profesional, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
(Echa)
