RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Jakarta – Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores, membantah keras beredarnya informasi yang menyebut situasi di Jakarta tidak aman akibat isu ketegangan antara TNI dan Polri. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar dan hanya merupakan informasi bohong atau hoaks yang berpotensi meresahkan masyarakat.
“Tidak ada bersitegang. Aman-aman saja kok. TNI dan Polri akur-akur saja. Informasi yang menyebut Jakarta tidak aman itu hoaks,” tegas Agus Flores, Minggu (2/8/2026).
Agus mengungkapkan, dirinya bahkan sempat dihubungi oleh salah seorang perwira yang menanyakan kondisi terkini di Jakarta. Ia memastikan bahwa situasi di ibu kota tetap kondusif dan aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa.
Menanggapi adanya peningkatan penjagaan personel Brimob di kawasan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, maupun sejumlah titik strategis lainnya, Agus menilai hal tersebut merupakan langkah pengamanan yang wajar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Pengamanan itu bagian dari persiapan peringatan 17 Agustus, bukan karena ada konflik. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Agus Flores juga mengajak masyarakat untuk ikut menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan RI. Ia mengaku tengah menyiapkan kegiatan yang ditargetkan dihadiri sekitar 5.000 hingga 10.000 masyarakat.
“Nanti datang ya. Saya dan Kapolri ingin membuat acara 17 Agustus semakin meriah. Kami ingin mengundang masyarakat sekitar 5.000 sampai 10.000 orang, memasang obor dan mengibarkan bendera sebagai simbol semangat persatuan,” pungkasnya.
Agus Flores mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengutamakan sumber resmi sebelum menyebarkan kabar yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.***
