RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwarnai berbagai kegiatan seremonial. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) justru menghadirkan gebrakan pelayanan kesehatan gratis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Senin (10/8), Kemenimipas menyelenggarakan Screening Katarak dan Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.
Menariknya, pelayanan kesehatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga binaan dan petugas Pemasyarakatan. Masyarakat yang berada di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan turut menjadi sasaran pelayanan.
Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen Kemenimipas dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Pelaksanaannya diperkuat melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Emtek Group sebagai mitra strategis.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan, kolaborasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan, sekaligus wujud komitmen nyata kita bersama dalam menyukseskan program prioritas pemerintah terkait penyediaan fasilitas kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujar Menteri Agus.
Menurutnya, Kemenimipas memiliki fasilitas kesehatan yang tersebar di berbagai UPT, termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di sejumlah daerah.
Keberadaan fasilitas tersebut, kata Agus, harus dioptimalkan agar manfaatnya tidak berhenti bagi warga binaan maupun petugas, tetapi juga dapat dirasakan masyarakat di lingkungan sekitar.
“Kami kemarin buat surat kepada Kemenkes untuk minta supaya klinik-klinik kami yang ada di Lapas dan Rutan ini ditambah fasilitas kesehatannya, sehingga kami bukan hanya bisa memberikan pelayanan kepada warga binaan, namun juga bisa memberikan pelayanan kepada warga sekitar yang ada di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Agus juga menekankan pentingnya seluruh jajaran Kemenimipas untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mengambil peran dalam mendukung target dan cita-cita pemerintah.
“Jadi kami beserta jajaran, selalu saya ingatkan kepada seluruh pegawai, walaupun kecil kita harus bisa memberikan kontribusi bagi apa yang menjadi target dan cita-cita Bapak Presiden,” tegas Menteri Agus.
Target 81 Ribu Orang
Skala program kesehatan Kemenimipas tersebut terbilang besar. Secara nasional, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining TBC menargetkan sebanyak 81.000 orang.
Hingga 10 Agustus 2026, sebanyak 29.376 orang telah mendapatkan pemeriksaan. Jumlah tersebut terdiri atas 26.910 warga binaan dan 2.466 petugas Pemasyarakatan.
Pelaksanaan pelayanan juga menyasar UPT Pemasyarakatan di berbagai wilayah.
Di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, misalnya, pelaksanaan CKG dan rontgen dada untuk skrining TBC menargetkan pemeriksaan terhadap 2.097 warga binaan.
Pemeriksaan di lokasi tersebut ditargetkan mampu menjangkau sekitar 200 orang setiap hari.
Kemenkes Sambut Positif Langkah Kemenimipas
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Kementerian Kesehatan.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus mengatakan, kegiatan yang digelar Kemenimipas sejalan dengan program prioritas nasional sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program kesehatan Kementerian Kesehatan.
“Kami dari Kementerian Kesehatan sangat menyambut baik kegiatan ini. Dalam Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kementerian Imipas menyelenggarakan suatu kegiatan yang mendukung program daripada Kementerian Kesehatan,” ujar Benjamin.
Melalui pemeriksaan katarak, CKG, hingga skrining TBC, Kemenimipas menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada seremoni.
Pelayanan kesehatan justru dijadikan momentum untuk memperluas manfaat institusi kepada masyarakat.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas, terutama dalam penguatan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan target mencapai 81.000 penerima manfaat secara nasional, langkah Kemenimipas ini menjadi salah satu bentuk konkret menghadirkan negara melalui pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat.***
