RADAR BLAMBANGAN.COM, | JAKARTA — Komitmen pemberantasan narkoba terus diperkuat secara nasional. Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Respon Cepat, Agus Flores, melakukan perjalanan ke 12 provinsi sebagai bentuk dukungan terhadap langkah tegas Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam memerangi peredaran narkotika.
Dalam berbagai kesempatan, Agus Flores menegaskan bahwa peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mengawal kebijakan penegakan hukum, khususnya terkait kejahatan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Kapolri sendiri sebelumnya telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran untuk melakukan tes urine secara berkala. Langkah ini sebagai bentuk pengawasan internal guna memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
“Apabila ditemukan anggota yang terbukti terlibat, baik sebagai pengguna, membekingi, maupun menerima suap dari bandar narkoba, akan langsung diberhentikan secara tidak hormat,” tegas Listyo Sigit Prabowo dalam pernyataannya.
Langkah bersih-bersih narkoba juga terlihat di wilayah Jawa Barat. Kapolri mengapresiasi gerakan cepat yang dilakukan jajaran di daerah tersebut dan memastikan akan terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap pelaksanaan di lapangan.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, turut menunjukkan keseriusan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Jawa Barat. Dalam sidaknya, ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik peredaran narkotika di dalam lapas.
“Jika terbukti ada keterlibatan oknum, termasuk kepala lapas maupun kepala rutan dalam memfasilitasi masuknya narkotika, akan ditindak tegas tanpa pengecualian,” ujar Agus Andrianto.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat, termasuk insan pers, diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan narkoba di Indonesia. Gerakan bersama ini menjadi sinyal kuat bahwa perang terhadap narkotika tidak hanya sebatas wacana, melainkan langkah nyata yang terus digelorakan di berbagai daerah.***
