RADARBLAMBANGAN.COM, |TAMANAN, BONDOWOSO, — Pemerintah Kecamatan Tamanan memilih tidak sekadar menunggu masyarakat datang ke kantor pemerintahan. Melalui program TAMAN SAHABAT, berbagai layanan publik justru dibawa langsung mendekati warga desa.
Inovasi pelayanan jemput bola ini menjadi upaya Kecamatan Tamanan memangkas jarak antara pemerintah dan masyarakat. Warga dapat mengakses sejumlah layanan dasar secara lebih mudah, cepat, dan langsung di lingkungan mereka.
Camat Tamanan Abdul Mufid menegaskan, pelayanan publik seharusnya tidak berhenti pada rutinitas administratif di balik meja kantor.
“Pelayanan publik bukan sekadar datang ke kantor, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendatangi dan melayani masyarakat,” tegas Abdul Mufid, Jumat (28/8/2026).
Melalui TAMAN SAHABAT, masyarakat mendapatkan berbagai layanan dalam satu kegiatan. Mulai dari cek kesehatan gratis oleh Puskesmas, pengecekan bantuan sosial melalui pendamping PKH, hingga pelayanan KUA untuk penerbitan duplikat buku nikah yang hilang dan perubahan nama.
Program tersebut juga menyasar warga yang membutuhkan perhatian sosial. Sembako diberikan kepada lansia yang masuk kategori kemiskinan ekstrem, sehingga pelayanan tidak hanya berbicara soal administrasi, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Menurut Abdul Mufid, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan benar-benar dapat diakses seluruh warga.
“Melalui TAMAN SAHABAT, mari kita bangun pelayanan yang lebih dekat, cepat, mudah, ramah, dan menyentuh langsung kebutuhan warga desa,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi pola pelayanan yang semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.
“Semoga TAMAN SAHABAT menjadi jembatan yang semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, ramah, dan bermanfaat bagi warga desa,” pungkasnya.***
