RADAR BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG – Lapas Jombang semakin intensif dalam menjalankan program pembinaan kemandirian di sektor agrobisnis. Fokus utama saat ini terletak pada tahap perawatan intensif tanaman sawi hijau yang dikelola langsung oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan di area lahan produktif Lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Jombang untuk memastikan bahwa setiap jengkal lahan memberikan manfaat edukatif sekaligus produktif bagi para penghuninya. Dalam perawatannya, para warga binaan diajarkan bahwa kunci utama pertanian bukan hanya pada saat menanam, melainkan pada konsistensi pemeliharaan.
Rino Soleh Sumitro selaku Kalapas Jombang menekankan bahwa proses perawatan ini adalah sarana untuk melatih kesabaran dan disiplin.
“Merawat tanaman itu seperti merawat diri sendiri. Dibutuhkan ketelatenan dan kepedulian setiap hari. Kami ingin para Warga Binaan belajar bahwa hasil yang bagus tidak datang secara instan, melainkan melalui proses perawatan yang panjang dan konsisten,” ungkapnya.
Dengan perawatan yang maksimal, diharapkan kualitas sawi hijau yang dihasilkan nantinya memiliki standar pasar yang tinggi. Program ini tidak hanya membekali mereka dengan teknik pertanian praktis, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Melalui kemandirian pertanian ini, Lapas Jombang membuktikan bahwa keterbatasan ruang gerak bukan penghalang untuk tetap produktif dan mencintai lingkungan hijau. (Mahmudah)
