RADAR BLAMBANGAN.COM, | Mangupura – Pengabdian seorang anggota Polri tidak diukur dari berapa lama ia mengenakan seragam, melainkan dari dedikasi, loyalitas, dan ketulusan dalam melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat. Setiap langkah pengabdian yang telah ditorehkan menjadi bagian dari sejarah dan fondasi bagi generasi penerus. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa tersebut, Polres Badung menggelar Tradisi Pedang Pora untuk melepas personel yang memasuki masa purna bhakti, Rabu (1/7/2026), di Lobby Kantor Bupati Badung. Prosesi yang berlangsung khidmat ini menjadi simbol apresiasi institusi sekaligus penegasan bahwa semangat pengabdian tidak berakhir meski masa dinas telah usai.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Badung Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K., M.H. Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Badung Ny. Ince Joseph beserta pengurus, para Pejabat Utama (PJU) Polres Badung, para Kapolsek jajaran, personel Polres Badung, serta keluarga besar purnawirawan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kapolres, dilanjutkan pengalungan bunga kepada purnawirawan, pemberian buket bunga kepada istri purnawirawan oleh Ketua Bhayangkari Cabang Badung, foto bersama, hingga prosesi Pedang Pora sebagai penghormatan terakhir dari institusi.
Pada kesempatan tersebut, Polres Badung melepas tiga personel yang memasuki masa purna bhakti, yaitu Ipda Ida Bagus Putera Wirasani, dengan jabatan terakhir Ps. Ka SPKT II Polsek Mengwi Polres Badung, Aiptu I Nengah Surya Arsana, dengan jabatan terakhir Banit Unit Binmas Polsek Mengwi Polres Badung (Bhabinkamtibmas Desa Mengwitani), serta Aiptu Ida Bagus Oka Darma Putra, dengan jabatan terakhir Banit Unit Binmas Polsek Mengwi Polres Badung (Bhabinkamtibmas Desa Mengwi). Ketiganya mengikuti prosesi didampingi istri masing-masing sebagai bentuk penghormatan atas dukungan keluarga selama menjalani masa pengabdian di institusi Polri.
Dalam sambutannya, Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menegaskan bahwa Tradisi Pedang Pora bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan simbol penghormatan dan apresiasi kepada para purnawirawan Polri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa, negara, dan institusi Polri.
“Keberhasilan Polri hingga saat ini merupakan bagian dari hasil kerja keras, keteladanan, dan pengabdian para senior yang telah meletakkan fondasi yang kuat bagi generasi penerus. Atas nama keluarga besar Polres Badung beserta Bhayangkari Cabang Badung, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para purnawirawan beserta keluarga atas segala pengabdian yang telah diberikan,” ujar Kapolres.
AKBP Joseph Edward Purba berharap para purnawirawan tetap menjadi teladan di tengah masyarakat dan terus berkontribusi sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, masa purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Selamat memasuki masa purna bakti kepada seluruh purnawirawan Polri. Semoga senantiasa dianugerahi kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, dan keberkahan bersama keluarga, serta Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan perlindungan dan bimbingan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (Echa)
