RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JEMBRANA, BALI, – – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur utama Denpasar–Gilimanuk. Seorang pengemudi mobil Isuzu Pick Up asal Kabupaten Banyuwangi meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya terlibat tabrakan dengan Truck Tractor Head Mercedes Benz di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk KM 108–109, Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.
Peristiwa tragis tersebut melibatkan kendaraan Isuzu Pick Up bernomor polisi P-8273-VQ dengan Truck Tractor Head Mercedes Benz bernomor polisi S-8395-UP.
Pengemudi Isuzu Pick Up berinisial HB (37), warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami luka di bagian wajah, tangan kanan dan kaki kanan akibat kerasnya benturan.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Melaya. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Sementara itu, pengemudi Truck Tractor Head Mercedes Benz berinisial S (48), warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.
Kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp23 juta.
Masuk Jalur Berlawanan, Tabrakan Tak Terhindarkan
Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika kendaraan Isuzu Pick Up bergerak dari arah timur menuju barat.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bergerak ke kanan hingga memasuki jalur yang berlawanan arah.
Pada saat bersamaan, Truck Tractor Head Mercedes Benz datang dari arah barat menuju timur dan melaju pada jalurnya. Benturan keras pun tidak dapat dihindarkan.
Akibat tabrakan tersebut, pengemudi Isuzu Pick Up mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan, khususnya para pengendara yang melintas di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, agar tidak lengah dan selalu memastikan kendaraan tetap berada pada jalur yang benar.
Kasat Lantas Jembrana: Keselamatan Harus Jadi Prioritas Utama!
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berkonsentrasi, berhati-hati dan memastikan kendaraan berada pada jalurnya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujar AKP I Wayan Sugianta.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudikan kendaraan apabila kondisi tubuh sedang kurang fit.
Selain itu, pengendara diminta untuk selalu mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas serta tidak melakukan manuver secara sembarangan.
“Jangan terburu-buru saat berkendara. Jaga jarak aman, kendalikan kecepatan dan pastikan setiap manuver dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar,” imbuhnya.
Petugas Satlantas Polres Jembrana telah melakukan penanganan di tempat kejadian perkara, mengumpulkan sejumlah data serta meminta keterangan yang diperlukan untuk proses lebih lanjut.
Polisi pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas.
Sebab, satu kesalahan kecil, kehilangan konsentrasi dalam hitungan detik atau manuver tanpa perhitungan dapat berujung pada kecelakaan yang merenggut nyawa.
Utamakan keselamatan, patuhi jalur, jangan terburu-buru dan tetap fokus saat berkendara. Karena keluarga menunggu kita pulang dengan selamat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi kepolisian, dapat menghubungi Call Center Polri 110.
(Echa)
