RADAR-BLAMBANGAN.COM, | Tulungagung – Pada lembaran pagi, dimana udara terhirup terasa hangat dan segar, pagi itu segenap Keluarga Besar SMP Negeri 4 Tulungagung menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, pada Kamis (19/6/2026) yang lalu.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut adalah bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik.
Hadir pada acara yang berlangsung di Mushola Nurul Wildan SMPN 4 Tulungagung ini, selain di hadiri oleh Plt Kepala SMP Negeri 4, Nurhamid juga diikuti oleh jajaran guru, komite sekolah, serta siswa-siswi SMPN 4 Tulungagung.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat puluhan senyuman, yaitu terdapat empat puluh lima (45)senyuman yang bisa membantu membuka pintu Surga, dimana terbagi atas 17 murid tangguh dari Kelas 7 dan 28 murid hebat dari Kelas 8. Semua yang hadir hari itu adalah amanah bagi semua. Di balik binar sinar mata mereka, ada harapan besar yang sedang digantungkan setinggi langit.
Kepala SMPN 5 Tulungagung, Nurhamid, mengatakan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian warga sekolah terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta semangat berbagi kepada seluruh warga sekolah. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. Dan di setiap uluran tangan serta doa yang kita panjatkan hari ini, mengalir keberkahan yang insyaAllah akan melangit, mengetuk Arsy, dan kembali kepada kita dalam bentuk rahmat yang tak terhingga,” katanya.
Selain itu, dirinya mengajak para keluarga besar sekolah tersebut tundukkan kepala sejenak, meleburkan keikhlasan ke dalam kebersamaan. “Semoga langkah kaki kita di Mushola Nurul Wildan SMP Negeri 4 Tulungagung hari itu dicatat sebagai saksi kebaikan di akhirat kelak.,” lanjut dia.
Dari puluhan anak yatim menerima santunan yang dihimpun dari partisipasi keluarga besar sekolah dan para dermawan.
Menurut Nurhamid, kegiatan sosial semacam ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa agar memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Ia berharap budaya berbagi dan gotong royong dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan. Para penerima santunan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis.
“Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam keberlangsungan program-program kemanusiaan di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
“Kami berharap santunan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang menerima dan menjadi berkah bagi seluruh keluarga besar SMPN 5 Tulungagung,” tambah Nurhamid.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur serta harapan agar semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga di lingkungan SMPN 5 Tulungagung.
(BambangTrimono)
