RADAR BLAMBANGAN.COM.| LUMAJANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rowokangkung Kedungrejo terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak resmi beroperasi pada Senin, 2 Februari 2026, unit di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) ini konsisten memastikan standar mutu pangan bagi ribuan masyarakat.
Berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, kabupaten Lumajang.
Hingga saat ini, SPPG dengan kode unit 9 MA 164SG tersebut telah menjangkau 2.081 penerima manfaat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah dalam melakukan intervensi gizi tepat sasaran di wilayah Kecamatan Rowokangkung.
Kolaborasi Strategis dengan Mitra Lokal
Dalam menjalankan operasional harian, SPPG Rowokangkung kedungrejo menggandeng Yayasan Nurul Islam (YANURIS) – Dapur Wulan sebagai mitra pelaksana (ID Mitra: BQXKTL). Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan proses pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan dan gizi yang ketat sebelum didistribusikan.
Sri Wulandari Yurike R. ( Wulan ) selaku mitra menyampaikan bahwa seluruh proses penyediaan makanan dilakukan secara serius dan terukur. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Presiden dalam upaya peningkatan gizi anak selama masa pendidikan.
Wulan juga menegaskan bahwa pihaknya melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas menu MBG setiap hari.
“Kami melakukan pengecekan rutin mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga pengemasan. Harapannya, makanan yang diterima para penerima manfaat benar-benar layak konsumsi dan memenuhi kebutuhan gizi,” ungkapnya.
Dan kami berupaya memastikan setiap porsi yang keluar dari dapur kami memiliki komposisi nutrisi yang seimbang dan layak konsumsi,” ujar Wulan.
“Setiap porsi yang kami berikan sudah sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional dan berada dalam pengawasan ahli gizi dapur Yanuris Rowokangkung kedungrejo, ” jelas Wulan.
Sementara itu, Kepala SPPG Hafsah Zsasa Febianty menegaskan bahwa pihaknya menjalankan seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami mengikuti semua standar dari BGN. Setiap menu telah dihitung kadar gizinya secara cermat. Dengan demikian, manfaat program ini bisa dirasakan langsung oleh siswa penerima manfaat,” jelasnya
Sementara itu Kepala SPPG 9 MA 164SG, Hafsah Zsasa Febianty, menjelaskan bahwa pihaknya memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang sesuai pedoman yang telah ditetapkan BGN.
“Kami mengikuti semua standar dari BGN. Setiap menu telah dihitung kadar gizinya secara cermat. Dengan demikian, manfaat program ini bisa dirasakan langsung oleh siswa penerima manfaat, ” Jelasnya.
“Sejak hari pertama operasional, kami berkomitmen menjaga kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan agar tetap higienis dan bergizi,” ujarnya.
Keberhasilan operasional SPPG ini didukung oleh tim manajemen yang solid dan ahli di bidangnya. Berikut adalah struktur inti SPPG Rowokangkung (9 MA 164SG):
Kepala SPPG: Hafsah Zsasa Febianty
Akuntan: Moh. Rizallul Abror
Ahli Gizi: Febri Adhandi
Admin: Rita Sami Asih
Asisten Lapangan (Aslap): Budi Kusuma
Fokus pada Standar Gizi
Dengan adanya pengawasan langsung dari Ahli Gizi, setiap menu yang disusun telah melalui perhitungan kalori dan makronutrisi yang sesuai dengan kebutuhan kelompok usia penerima manfaat. Kehadiran Asisten Lapangan juga memastikan bahwa distribusi berjalan tepat waktu sehingga makanan diterima dalam kondisi segar.
Program ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan bantuan pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Desa Kedungrejo dan sekitarnya melalui asupan gizi yang optimal.
( uzi )
