RADAR BLAMBANGAN.COM, | PADANG PARIAMAN — Di balik puing dan luka yang ditinggalkan bencana, ada trauma dan ketakutan yang membekas di hati anak-anak. Menyadari hal itu, aparat kepolisian hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penguat harapan bagi anak-anak korban bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Dengan penuh kesabaran dan empati, Polisi mendampingi anak-anak melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif. Tawa kecil, gambar-gambar sederhana, serta permainan ringan menjadi cara untuk mengalihkan sejenak rasa duka dan ketakutan yang mereka rasakan sejak bencana terjadi.
Sentuhan kemanusiaan itu perlahan membangun kembali rasa aman di hati anak-anak. Kehadiran Polisi yang berbaur tanpa sekat membuat mereka merasa dilindungi, diperhatikan, dan tidak sendiri menghadapi situasi sulit yang mereka alami.
Upaya pendampingan ini menjadi langkah kecil namun bermakna besar dalam proses pemulihan trauma. Anak-anak diajak kembali percaya diri untuk menjalani hari-hari mereka, meski bayang-bayang bencana masih terasa.
Di tengah duka dan keterbatasan, kehadiran Polisi membawa pesan sederhana namun kuat: negara hadir, dan anak-anak tidak akan dibiarkan tumbuh dalam ketakutan. Dari Padang Pariaman, harapan itu kembali disemai pelan, hangat, dan penuh kepedulian.***
