RADAR BLAMBANGAN.COM, | Banjarmasin – Tim Subdit Jatanras Polda Kalimantan Selatan yang dikenal dengan sebutan Macan Kalsel kembali melakukan operasi penertiban praktik pungutan liar di lapangan. Kali ini, sasaran mereka adalah aksi premanisme di area SPBU Banua Anyar, Kota Banjarmasin, pada Jumat (15/5).
Dipimpin oleh Kasubdit Jatanras Kompol Dedy Yudanto, tim bergerak cepat setelah menerima laporan adanya dugaan pungli terhadap sopir truk yang mengisi BBM bersubsidi. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam praktik pemalakan di lokasi SPBU.
Dari keterangan salah satu sopir truk yang ditemui petugas di lokasi, ia mengaku diminta membayar sekitar Rp30 ribu agar dapat memperoleh solar subsidi. Praktik semacam ini disebut telah meresahkan para pengemudi yang bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas angkutan mereka.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk pungli yang terjadi di SPBU wilayah Kalimantan Selatan. Masyarakat, khususnya para sopir, juga diimbau untuk segera melapor jika menemukan praktik serupa di lapangan.
Langkah penertiban ini diharapkan tidak hanya bersifat sesaat atau sekadar pencitraan, tetapi benar-benar dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Tanpa pengawasan yang terus-menerus, dikhawatirkan praktik serupa dapat kembali muncul di kemudian hari. Karena itu, dibutuhkan komitmen bersama seluruh elemen, termasuk pemerintah dan aparat, untuk mencari solusi jangka panjang agar persoalan pungli di lapangan dapat diberantas hingga ke akar-akarnya.
Penulis : Muhammad Wahyu
