RADAR BLAMBANGAN.COM, | Jakarta – Ketua Umum FRN Fast Respon Nusantara, Agus Flores, menegaskan bahwa negara tidak akan memberi ruang sedikit pun terhadap peredaran narkoba di Indonesia. Menurutnya, sinergi antara Kepolisian RI, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), serta Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi bukti nyata bahwa perang melawan narkoba dilakukan secara serius dan tanpa toleransi.
Dalam keterangannya, Agus Flores menyebut seluruh aparat bergerak satu komando mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam membersihkan Indonesia dari jaringan narkotika, baik yang beroperasi di dalam lapas maupun di luar lapas.
“Negara ini tidak main-main soal narkoba. Tidak ada toleransi bagi bandar maupun pengedar. Tiga lembaga besar, yaitu Kepolisian, Imipas, dan BNN bersatu mendukung Presiden Prabowo agar beliau tidak terus dibuat pusing melihat maraknya peredaran narkoba,” tegas Agus Flores.
Ia juga menilai langkah tegas yang diambil Kapolri, Menteri Imipas, dan Kepala BNN merupakan bentuk keberanian negara dalam menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika yang semakin masif dan terorganisir.
Menurut Agus Flores, instruksi untuk menyikat habis jaringan narkoba telah diberikan secara jelas kepada seluruh jajaran di lapangan. Tidak hanya memburu jaringan yang beroperasi di masyarakat, aparat juga diminta membersihkan praktik peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.
“Baik jalur lapas maupun di luar lapas akan dibersihkan tanpa bekas. Ini bentuk keseriusan negara. Kapolri, Menteri Imipas, dan Kepala BNN telah memerintahkan anak buahnya untuk sikat narkoba tanpa toleransi,” ujarnya.
Agus Flores berharap sinergi antar lembaga terus diperkuat agar pemberantasan narkoba berjalan maksimal dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Indonesia. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung langkah pemerintah dalam memerangi narkotika demi menyelamatkan masa depan bangsa.***
