RADAR-BLAMBANGAN.COM, | JOMBANG — Polres Jombang melalui peran aktif Polsek jajaran terus mengoptimalkan program ketahanan pangan, khususnya pada sektor pertanian tanaman jagung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan dan pendampingan secara langsung kepada para petani di wilayah Kabupaten Jombang.
Seperti yang dilakukan anggota Polsek Ngoro, Aiptu Roni, selaku penggerak ketahanan pangan, yang melaksanakan kontrol langsung terhadap lahan tanaman jagung milik Rudiatin seluas 0,28 hektare di Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Senin (17/8/2026) siang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Jombang dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan, sekaligus memperkuat gerakan Polisi Cinta Petani yang terus digalakkan di wilayah Kabupaten Jombang.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menegaskan bahwa pendampingan dan pengawasan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Polri melalui para Bhabinkamtibmas terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani. Dengan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan mampu mendukung swasembada pangan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung di lahan Desa Genukwatu menunjukkan perkembangan yang baik. Tanaman tersebut dinilai berpotensi menghasilkan panen yang optimal apabila perawatan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan hingga memasuki masa panen.
Kapolsek Ngoro Iptu Susila mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap para petani guna memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Perkembangan tanaman jagung saat ini cukup baik. Kami akan terus melakukan monitoring bersama para petani agar tanaman tetap sehat dan hasil panennya dapat maksimal,” katanya.
Melalui kegiatan pemantauan dan pendampingan secara rutin, Polsek Ngoro berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayahnya. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.(Im/Mudah)
